Trump Pangkas Latihan Militer AS dan Korsel Demi Korut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump memerintahkan Pentagon untuk mengurangi secara signifikan latihan militer gabungan Ulchi Freedom Shield bersama Korea Selatan yang dijadwalkan pada 17-27 Agustus 2026. Trump menilai latihan tahunan tersebut terlalu mahal dan mengirimkan sinyal permusuhan kepada Korea Utara, yang menurutnya bersikap tidak mengancam. Keputusan ini juga dipengaruhi oleh penolakan Korea Selatan untuk membantu AS dalam upaya denuklirisasi Iran.
Latihan yang melibatkan 18.000 tentara Korea Selatan ini seharusnya fokus pada penanganan drone, gangguan GPS, dan serangan siber sebagai respons atas kemampuan militer Korea Utara. Meskipun Korea Utara baru saja menembakkan rudal balistik dan membantu Rusia dalam perang melawan Ukraina, Trump mengklaim memiliki hubungan baik dengan Kim Jong Un. Hingga kini, mekanisme pelaksanaan pengurangan latihan tersebut belum jelas karena jadwal sudah ditetapkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 16.08
Trump Kurangi Latihan Militer dengan Korsel, AS Takut dengan Ancaman Korut?
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.00
Asia Memanas! Tentara Korut Tembus Perbatasan-Korsel Lepaskan Tembakan
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 07.05
Korea Selatan Bertekad Akhiri Konflik dengan Korea Utara, Bangun Perdamaian
Berita terkait
Trump Sesumbar soal Hormuz, Parlemen Iran Ejek 'Sembunyi di Truk Makanan'
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.26
Heboh Laporan Tentara Tewas di Kapal Induk Abraham Lincoln yang Dibantah AS
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.20
Desakan Korsel Ajak Korut Dialog untuk Akhiri Perang Korea
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 08.06
Korut Ngamuk, AS dan Korsel Latihan Militer Besar-besaran
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.10