Balasan Iran Soal Pernyataan Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menanggapi klaim Presiden AS Donald Trump yang akan mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai wilayah AS. Gharibabadi menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak dapat direbut hanya dengan cuitan media sosial, kapal induk, atau pidato kampanye. Iran menyatakan tidak gentar terhadap unjuk kekuatan militer AS dan menegaskan bahwa Selat Hormuz adalah milik Iran secara permanen. Iran juga menuntut pengakuan AS terhadap kekalahan strategis dalam perang melawan Iran. Gharibabadi menyatakan bahwa Selat Hormuz hanya dapat dibuka atau ditutup atas keputusan Iran, dan ancaman blokade akan terus diterapkan hingga AS mengakui realitas kekalahan dan meninggalkan fantasi. Sebelumnya, Trump mengklaim bahwa Angkatan Laut AS sedang menerapkan blokade penuh terhadap Selat Hormuz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 18.58
Trump Disebut 'Bercanda' Soal Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS, Benarkah?
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 04.19
Trump Sebut Akan Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS Usai Kalahkan Iran
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 06.10
Ini Alasan Iran Bikin Sayembara Bunuh Tentara AS Dapat Rp534 Juta dan Rp1 Miliar bagi Kontestan Perempuan
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 05.27
Sesumbar Trump Dibalas Ejekan Iran 'Sembunyi di Truk Makanan'
Berita terkait
Trump Akui Lebih Pilih Deal dengan Iran: Saya Tak Ingin Bunuh Orang
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 10.13
Sebelum Ambil Tindakan Militer Lebih Keras, Trump Beri Iran Peluang Capai Kesepakatan
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 11.05
Iran Bantah Minta AS Setop Serangan, Tegaskan Tak Ada Deal Selat Hormuz
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 10.36
Iran Murka AS Gunakan Isu Selat Hormuz Sebagai Dalih Aksi Militer
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.30