Trump Punya Sumber Duit Tak Berseri, Jadi Modal Maju Pilpres Lagi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjanjikan akan mengalokasikan dana sebesar US$400 juta hingga US$500 juta (setara Rp 7 triliun hingga Rp 8,8 triliun) dari kelompok pendukungnya, super PAC MAGA, untuk mendukung kampanye Partai Republik dalam pemilu paruh waktu November 2026. Trump menyatakan bahwa ia secara pribadi mengendalikan dana tersebut dan bersedia menyumbangkan uang dalam jumlah apa pun untuk membantu Partai Republik. Namun, hingga kini tidak jelas apakah dana tersebut telah benar-benar digunakan, sehingga muncul kekhawatiran dari sejumlah anggota Partai Republik.
Analis dan sumber dari Reuters menyampaikan bahwa kontribusi sebesar US$500 juta mungkin tidak akan berdampak signifikan pada hasil pemilu 2026. Hal ini disebabkan banyaknya pemilih yang sudah membentuk preferensi politiknya, serta keterbatasan ruang iklan televisi untuk menayangkan iklan kampanye yang relevan. Selain itu, dukungan Trump pada kandidat tertentu, seperti Ken Paxton di Texas yang bertarung melawan James Talarico, justru bertentangan dengan dukungan pihak ketiga Partai Republik yang lebih mendukung John Cornyn.
Trump juga mengklaim bahwa masih tersisa sejumlah dana sebesar US$1 miliar (setara Rp 17,6 triliun) dalam rekening MAGA. Menurutnya, sisa dana ini akan disisihkan untuk keperluan kampanye presiden pada pemilihan umum tahun 2028.
Bagikan
Berita terkait
Ramai Rumor Menhan AS Pete Hegseth Masuk Bursa Capres 2028
Detik.com · 1 September 2026 pukul 15.22
Warga Kompak Tolak Data Center, Presiden Bilang Siap-Siap Jadi Miskin
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 14.20
Trump: Semua Orang Menginginkan Saya Tiga Periode, tetapi...
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.33
Trump ingin tiga periode, tapi terganjal konstitusi AS
ANTARA News · 12 Agustus 2026 pukul 14.55