Trump Sebut AS dan Kuba Bakal Buat Kesepakatan Tanpa Operasi Militer
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Donald Trump memprediksi Amerika Serikat dan Kuba akan mencapai kesepakatan tanpa perlu tindakan militer. Dalam pernyataannya di Gedung Putih, Trump menyatakan bahwa blokade minyak yang diberlakakan AS sejak awal tahun memberikan tekanan signifikan terhadap pemerintah Kuba, yang sedang mengalami kelangkaan bahan bakar dan pemadaman listrik. Trump menekankan komitmen AS untuk membantu rakyat Kuba dan membuka akses bagi warga AS ke pulau tersebut.
Dalam pidatonya di Majelis Umum PBB, Trump menyebut Kuba sebagai negara gagal dan memprediksi jatuhnya rezim pemerintahan tersebut. Ia menyatakan bahwa negosiasi sedang berlangsung untuk mencapai perubahan mendasar di Kuba. Delegasi Kuba pun meninggalkan ruangan saat pidato Trump berlanjut.
Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez menanggapi dengan menuduh Trump menyebarkan kebohongan. Rodriguez menyatakan bahwa pemerintah AS tidak mampu menerima kenyataan kemerdekaan penuh Kuba. Meskipun AS menyatakan tekanan terhadap pemerintah Kuba, belum diberikan gambaran rinci mengenai perubahan yang diharapkan terjadi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 19.10
AS Sesumbar Delegasi Iran Tak Bisa Pulang dari PBB, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 08.05
Diam-Diam AS-Iran Mulai Negosiasi Rahasia, Sepakat Hentikan Perang?
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 06.45
Trump dan Xi Jinping Asyik Lobi-Lobi Sendiri, Peran PBB Kini Cuma Jadi Penonton?
Berita terkait
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 23 September 2026 pukul 17.31
Presiden Iran Ingatkan Respons Tegas Jika AS Lanjutkan Serangan
Detik.com · 26 September 2026 pukul 17.54
Deretan Aksi Walk Out saat Sidang PBB
Detik.com · 24 September 2026 pukul 22.22
Aksi Macron Singgung Gaza hingga Gebrak Podium PBB
Detik.com · 24 September 2026 pukul 20.08