Trump Senang Arab Saudi-Turki-Pakistan Bentuk Aliansi Makkah, Sebut Langkah Besar dan Berani
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menyambut positif pembentukan Aliansi Makkah, sebuah pakta pertahanan bersama antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan. Perjanjian yang ditandatangani pada 7 Agustus 2026 ini disebut sebagai 'NATO-nya Islam' karena mengadopsi prinsip pertahanan kolektif, di mana serangan terhadap satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.
Aliansi ini dibentuk untuk memperkuat pencegahan kolektif di tengah meningkatnya ketegangan perang antara AS dan Iran yang meluas ke kawasan tersebut, termasuk serangan pemberontak Houthi. Trump menilai langkah ini sebagai tindakan berani yang memungkinkan negara-negara Timur Tengah bersatu dan mampu mempertahankan diri secara lebih bermakna.
Bagikan
Berita terkait
Trump Ingin Caplok Selat Hormuz sebagai Wilayah Amerika Serikat
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 11.01
Iran Belum Putuskan Lanjutkan Perundingan dengan AS
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 09.01
Arab Saudi, Turki, dan Pakistan Bentuk Aliansi ala NATO, Bisa Terseret dalam Perang Iran?
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 11.02
Sekutu AS Melemah di Penjuru Dunia, Trump Tertohok Pakta Keamanan Mekkah
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 13.31