Trump Tolak Tawaran Iran Soal Selat Hormuz, Pertimbangkan Serangan Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran menawarkan rencana membuka kembali Selat Hormus dalam tujuh hari jika AS memenuhi syarat seperti gencatan senjata, pencairan aset $12 miliar, dan pencabutan sanksi. Namun Trump menolak tawaran tersebut dan mempertimbangkan serangan baru setelah pemilu November. Selat Hormus merupakan jalur kritis pasokan minyak dunia. Upaya mediasi di PBB gagal, diplomasi menuju jalan buntu. Iran menegaskan tidak menerima paksaan dan menyimpan hak kedaulatan. Pejabat AS beralaksan tidak mencabut blokade laut, berharap tekanan ekonomi memaksa Iran setuju syarat AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 06.51
Araghchi: AS dan Israel Tak Dapat Tutupi Tindakan Kriminal Mereka pada Rakyat Iran
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 19.31
Iran Usulkan Peta Jalan pada AS untuk Buka Lagi Selat Hormuz dalam 7 Hari
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 15.29
Kedubes Iran Sangkal Laporan Teheran Siapkan Operasi Maritim di Asia, Selat Malaka dan Tanjung Priok
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 14.44
Iran Ungkap Kekuatan Militernya Paksa AS Ubah Berbagai Taktik
Berita terkait
Desakan Trump Agar Iran Kibarkan Bendera Putih Buntut Negosiasi Buntu
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 06.00
Presiden Iran Beri Trump Pilihan: Akhiri Perang atau Tidak?
Detik.com · 25 September 2026 pukul 15.35
Pesan Xi ke Trump: Dialog untuk Akhiri Perang Iran
Detik.com · 25 September 2026 pukul 14.16
Di Forum PBB New York, Presiden Iran Tegaskan Tak Sudi Tunduk ke Trump
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 06.00