Desakan Trump Agar Iran Kibarkan Bendera Putih Buntut Negosiasi Buntu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump mendesak Iran menyerah dan mengibarkan bendera putih setelah negosiasi damai menemui jalan buntu. Kesepakatan penghentian operasi militer yang ditandatangani Juni lalu resmi berakhir pada 7 Juli, sementara batas waktu 60 hari untuk merundingkan isu program nuklir Iran juga telah terlampaui pada 17 Agustus.
Ketegangan meningkat seiring perselisihan kendali Selat Hormuz yang memicu kenaikan harga BBM global. Trump mengancam akan membombardir Oman jika menghalangi pembukaan jalur pelayaran vital tersebut. Di sisi lain, Menlu Iran Abbas Araghchi menolak desakan menyerah dan mengklaim Teheran telah memenangkan perang serta diplomasi dengan memaksa AS kembali ke meja perundingan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.10
Trump Ngamuk Lagi ke Iran: Klaim Hormuz Milik AS-Tutup Pintu Damai
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 22.12
Trump Unggah Peta Selat Hormuz Wilayah Baru AS, Ini Reaksi Iran
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 04.00
Negosiator Utama Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga AS Memenuhi Tuntutan
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 13.00
Iran Ancam akan Lancarkan Serangan di Selat Hormuz jika Diplomasi dengan AS Gagal
Berita terkait
Trump Ancam Serang Oman Jika Halangi Kesepakatan Hormuz
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.20
Iran dan Oman Sepakati Peta Pergerakan Navigasi di Selat Hormuz, Perang Segera Berakhir?
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 15.18
Dilema Trump Melawan Iran: Terjebak dalam Perang Tanpa Jalan Keluar yang Jelas
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 13.49
AS Kehilangan Pegangan di Perang Iran, Trump Maju Kena-Mundur Kena
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 05.39