Jakarta · Minggu, 27 September 2026Cari
WargaKonoha

Iran Tawarkan Buka Selat Hormuz Selama Sepekan, Tunggu Persetujuan AS

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menawarkan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu satu pekan jika Amerika Serikat (AS) memenuhi persyaratan dalam MoU Juni. Iran juga menyatakan kesediaan mengizinkan inspektur nuklir PBB masuk untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata. Selat Hormuz merupakan jalur krusial bagi 20% minyak dan gas dunia, sehingga penutupannya memicu fluktuasi harga energi global.

Namun, Presiden AS Donald Trump dilaporkan skeptis dan cenderung mempertimbangkan serangan udara daripada menerima proposal tersebut. Sementara itu, ketegangan regional meningkat seiring serangan kelompok Houthi terhadap fasilitas minyak Arab Saudi dan perebutan wilayah strategis di Laut Merah. Trump mengisyaratkan bahwa keputusan akhir mengenai kesepakatan dengan Iran kemungkinan baru akan terwujud setelah pemilihan umum November.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait