Klaim Kuasai Selat Hormuz, Trump Dinilai 'Babak Belur' Perang Lawan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim akan mengendalikan dan mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai wilayah AS setelah mengalahkan Iran dalam sebuah konflik militer. Namun, klaim ini dinilai sebagai refleksi kelemahan strategis AS oleh pakar hubungan internasional Teuku Rezasyah dari President University. Menurutnya, klaim tersebut muncul ketika AS berada pada posisi defensif baik secara domestik maupun internasional, dan bertujuan untuk memberikan optimisme politik menjelang pemilu AS pada November. Rezasyah menambahkan bahwa klaim ini juga bertujuan meyakinkan sekutu AS bahwa Amerika masih mampu memimpin secara militer dan diplomasi, meskipun realitasnya menunjukkan kegagalan dalam perencanaan konflik terhadap Iran.
Para pejabat Iran dan komando militer Iran menolak tegas klaim Trump. Mereka menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka kembali selama AS terus melakukan intervensi dan blokade laut. Iran juga menuduh AS gagal memenuhi kewajiban dalam nota kesepahaman yang pernah disepakati. Menurut Rezasyah, konflik ini berpotensi berlanjut, dengan Iran yang semakin percaya diri dan siap menggunakan teknologi militer terbaru. Negara-negara seperti Turki, Mesir, dan anggota dewan kerja sama Islam (GCC) diperkirakan akan enggan mendukung koalisi yang dipimpin AS dan Israel untuk menghadapi Iran.
Trump juga menyatakan bahwa blokade AS terhadap Selat Hormuz akan tetap diterapkan, dengan menyatakan bahwa tidak ada kapal yang dapat melewati tanpa izin AS. Isu Selat Hormuz, yang menjadi jalur strategis bagi sebagian besar pasokan minyak global, terus menjadi sumber ketegangan antara kedua negara. Upaya diplomasi untuk membuka kembali jalur tersebut belum berhasil memberikan hasil konkret.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 20.00
Trump Sebut Selat Hormuz Bakal Jadi Milik AS, Iran: Itu Kebohongan
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 15.24
Trump disebut "bercanda" soal deklarasi Selat Hormuz jadi wilayah AS
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.46
Trump Klaim Bakal Kuasai Selat Hormuz, Iran Reaksi Keras: "Akan Tetap Milik Iran!"
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 06.10
Trump Emosi, Ancam Bom Negara Arab Kaya Ini Gegara Selat Hormuz-Iran
Berita terkait
Trump Tolak Usulan Gencatan Senjata 7 Hari dari Iran, Ada Skenario Perang Besar
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 04.40
Donald Trump Sebut Perang Iran Cuma 'Hal Kecil' saat 18 Ribu Personel AS Tewas
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 13.40
Trump: AS Mungkin akan Serang Gunung Pickaxe di Iran dalam Waktu Dekat
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 10.11
Trump Ingin Hentikan Serangan Militer, Ganti Serang Iran Lewat Ekonomi
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 14.30