Trump Tuding Iran Ingin Pengaruhi Pemilu AS lewat Perang Berkepanjangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Trump menuding Iran sengaja memanfaatkan konflik bersenjata untuk memengaruhi hasil pemilu paruh waktu AS pada November. Trump memprediksi perang akan berakhir setelah pemilu karena Iran tidak mampu bertahan menghadapi tekanan ekonomi. Ia menyoroti dampak ekonomi konflik, termasuk kenaikan harga minyak Brent ke US$100 per barel. Ketegangan AS-Iran memasuki bulan ke-7 dengan serangan terhadap 10 kapal di Selat Hormuz dan klaim Iran menangkap drone bawah laut AS. Popularitas Trump turun karena kekecewaan pemilih atas keterlibatan AS dalam konflik dan krisis biaya hidup.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 12.02
Harga Minyak Tembus US$110, Trump Umumkan Kapan Anjlok
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 08.14
Trump Bilang Perang Iran Akan Berakhir setelah Pemilu Sela AS
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 13.50
Iran Menggila! Rudal Pangkalan AS dan Serang 10 Kapal di Selat Hormuz
JawaPos · 9 September 2026 pukul 08.18
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak pada Rabu 9 September 2026
Berita terkait
Trump Ancam Balas Iran 'Dengan Keras', Harga Minyak Mentah Dunia Makin Panas!
JawaPos · 1 September 2026 pukul 10.45
Harga Minyak Dunia Turun ke US$89, Putus Tren Kenaikan Dua Pekan
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 11.02
Trump Tiba-Tiba Serang Chevron-ExxonMobil: Sebut Tak Suka-Beri Ancaman
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 07.10
Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Merosot Tajam
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 09.01