Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Merosot Tajam

Harga minyak mentah merosot tajam pada perdagangan Senin, 3 Agustus, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan perundingan dengan Iran akan segera dilakukan, membatalkan rencana serangan. Hal ini meningkatkan peluang kesepakatan damai, termasuk membuka kembali Selat Hormuz dan menyelesaikan jalan buntu program nuklir Iran. Harga minyak Brent anjlok lebih dari 6% ke level US$ 82,41 per barel. Di pasar saham, pergerakan bervariasi: indeks S&P 500 naik 0,4%, Nasdaq menguat 0,6%, tetapi bursa Asia tertekan. Indeks Nikkei Jepang terkoreksi 1%, dan KOSPI Korea Selatan merosot 3,6%. Nilai tukar yen Jepang menguat mendadak lebih dari 1% ke 155,39 per dolar AS, setelah Kementerian Keuangan Jepang dan AS melakukan intervensi terkoordinasi berupa aksi beli yen untuk menghentikan anjloknya nilai tukar yang sempat menyentuh level terendah dalam 40 tahun. Pemerintah Jepang menegaskan siap mengambil tindakan tegas jika diperlukan. Ahli strategi Mizuho Bank menilai tujuan utama intervensi ini kemungkinan bukan membalikkan tren pelemahan jangka panjang yen, karena faktor struktural seperti selisih suku bunga antara AS dan Jepang masih menekan yen. Namun, komunikasi terbaru antara AS dan Jepang dapat menggeser momentum dalam waktu dekat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait