Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Tugas Kapolri Baru: Memulihkan Kepercayaan Masyarakat!

Komjen Pol Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) baru pada 1 Oktober 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto. Pelantikan ini menandai momen penting dalam proses reformasi hukum dan keamanan nasional. Sebagai Kapolri yang baru, ia tidak hanya menerima tugas memimpin 490.562 personel, tetapi juga ditugaskan untuk memulihkan citra dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Menurut analisis psikologi sosial, legitimasi sebuah lembaga kepolisian tidak hanya bergantung pada kekuasaan hukum, tetapi juga pada kepercayaan sosial (public trust) dari masyarakat. Citra Polri saat ini mengalami penurunan akibat berbagai krisis, termasuk skandal internal seperti kasus Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa, serta insiden tragis pada Agustus 2025 ketika kendaraan taktis Brimob melindas pengemudi ojek online selama aksi unjuk rasa di Jakarta. Insiden ini memicu kemarahan massa dan pembakaran kantor-kantor polisi.

Hubungan antara kepolisian dan masyarakat saat ini berada dalam kondisi tidak sejalan. Tugas utama Kapolri baru adalah memulihkan kesehatan psikologi-organisasional Polri di mata publik agar dapat membangun kembali rasa percaya dan rasa aman yang dibutuhkan oleh seluruh warga negara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait