Tujuh negara OPEC+ sepakat pertahankan batas produksi minyak November
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tujuh negara OPEC+—Rusia, Arab Saudi, Irak, Kuwait, Aljazair, Kazakhstan, dan Oman—sepakat mempertahankan tingkat maksimum produksi minyak pada November 2026, sesuai keputusan yang diambil pada September. Kenaikan produksi sebesar 188.000 barel per hari dilakukan sejak September, membawa total produksi maksimal ke 31,01 juta barel per hari. Keputusan ini menandai akhir dari pembatasan sukarela yang diberlakukan sebelumnya.
Meskipun demikian, keputusan ini belum memperhitungkan perpanjangan periode kompensasi atas kelebihan produksi yang sebelumnya berakhir pada Juni 2026. Jadwal baru untuk kompensasi ini belum diumumkan, meskipun sebelumnya diproyeksikan berakhir pada Desember 2026.
Komite Pemantau Tingkat Menteri Bersama OPEC+ (JMMC) merekomendasikan agar tidak ada perubahan pada parameter produksi saat ini. JMMC juga melaporkan tingkat kepatuhan yang baik dari negara-negara peserta terhadap Deklarasi Kerja Sama (DoC). Pertemuan JMMC berikutnya dijadwalkan pada 29 November 2026, sementara pertemuan OPEC+ akan digelar pada 1 November 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 14.56
Negara G7 Gelontorkan 100 Juta Barel Minyak usai Ditekan Trump
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 07.50
Harga Solar Naik Gila-gilaan, G7 Sepakat Lepas Cadangan Minyak 100 Juta Barel
Berita terkait
OPEC+ Sepakat Naikkan Produksi Minyak Mulai September 2026
Liputan6.com · 2 Agustus 2026 pukul 22.02
Siasat ESDM Tekan Impor Minyak Mulai 2027
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 14.50
Produksi Minyak 578 Ribu Barel/ Hari, RI Hadapi Tiga Tantangan Ini
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 21.08
Produksi Minyak RI Capai 578 Ribu Barel per Hari hingga Juli 2026
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 20.36