Siasat ESDM Tekan Impor Minyak Mulai 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426621/original/041286700_1764311938-Wakil_Menteri_Energi_dan_Sumber_Daya_Mineral__ESDM___Yuliot_Tanjung-28_november_2025.jpg)
Pemerintah Indonesia meluncurkan program Siasat ESDM untuk menekan ketergantungan impor minyak dengan meningkatkan produksi nasional. Dengan harga minyak dunia mencapai US$108 per barel, Kementerian ESDM berfokus pada eksplorasi lapangan potensial dan pemanfaatan 45.000 sumur minyak rakyat kecil. Teknologi enhanced oil recovery (EOR) akan diterapkan pada sumur tua untuk memaksimalkan produksi. Target produksi di atas 1 juta barel per hari diharapkan tercapai pada 2027-2028, mengurangi kesenjangan antara konsumsi (1,6 juta bpd) dan produksi dalam negeri (600-610 ribu bpd). Regulasi yang memudahkan izin juga diberikan untuk sektor hulu migas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 15.35
Revisi RKAB Batu Bara Hampir Tuntas, Produksi Bisa Tembus 700 Juta Ton
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 14.56
ESDM Sebut 95% RKAB Batu Bara Sudah Terbit
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.42
Peringati Hari Tambang-Energi ke-81, Wamen ESDM Ziarah ke TMP Kalibata
kumparan · 29 September 2026 pukul 11.17
Harga Minyak Dunia Tinggi, ESDM Genjot Eksplorasi di Dalam Negeri Mulai 2027
Berita terkait
Prabowo Mau Bensin RI Dicampur Etanol 50% (E50), Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 20.10
Daftar 10 Negara Eropa Pengimpor Minyak Terbesar
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 21.00
Bahlil Tegaskan Kedaulatan Energi RI Tak Boleh Diintervensi, Minyak Rusia Mulai Dibeli
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 17.47
Tagihan Impor Minyak Jepang Cetak Rekor, Meledak Tembus Rp1.338 Triliun
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 09.56