Negara G7 Gelontorkan 100 Juta Barel Minyak usai Ditekan Trump
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

G7 sepakat melepaskan 100 juta barel minyak dan solar dari cadangan darurat melalui IEA. Langkah ini diambil setelah Tekanan Presiden AS Donald Trump. Pelepasan akan dimulai segera dan berlangsung empat bulan, dengan sebagian besar solar masuk pasar dalam 20 hari. Aksi ini merupakan kelanjutan dari 400 juta barel yang dilepaskan pada Maret 2024 setelah konflik Iran. Trump menekan Uni Eropa untuk menyedot persediaan darurat, mengancam larangan ekspor bila tidak bertindak. Keputusan G7 disambut Trump sebagai kontribusi signifikan pasokan diesel Eropa dan AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 3 Oktober 2026 pukul 11.49
G7 akan lepas 100 juta barel cadangan minyak darurat
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 07.50
Harga Solar Naik Gila-gilaan, G7 Sepakat Lepas Cadangan Minyak 100 Juta Barel
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 06.40
Trump Menang! G7 Akhirnya Rela Lepas 100 Juta Barel Cadangan Solar
Liputan6.com · 3 Oktober 2026 pukul 13.45
Redam Harga BBM, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan Solar
Berita terkait
Trump Klaim AS Jadi Produsen Minyak Terbesar di Dunia
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 22.15
Trump Jumawa AS Kuasai Produksi Minyak Global
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.41
Harga Minyak Tembus US$101, Trump Umumkan Kapan Anjlok
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 12.02
Sikap Venezuela Usai Trump Kuasai Sebagian Cadangan Minyak
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 06.15