Tukang Becak Malioboro Tiba-tiba dari Desil 1 Jadi 9, Anak Terancam Putus Kuliah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Timbul (49), tukang becak di Malioboro Yogyakarta, kini kesulitan membiayai kuliah putranya Luki Arya Wijaya di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Biaya kuliah semester pertama sebesar Rp 15 juta belum lunas, hanya dibayar separuh dari hasil patungan dan tabungan Luki. Karena status pendataan kesejahteraanannya tiba-tiba naik dari Desil 1 ke Desil 9, Luki tidak dapat mengakses keringangan biaya atau beasiswa KIP. Penghasilan Timbul yang tak menentu dari menarik becak, sekaligus menerima bansos, justru bertolak belakang dengan klasifikasinya sebagai keluarga mampu. Rumah yang ditempati masih milik keluarga, belum dibagi waris kepada tujuh anak. Luki tetap berkuliah di jurusan Teknik Mesin, cita-citanya sejak kecil. Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menemui rumah Timbul dan berkoordinasi dengan Kepala BPS untuk menyelidiki kembali penentuan desil. Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran agar penentuan desil kependududunan lebih akurat dan terkoordinasi dengan baik di masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 07.01
Mengenal Desil 1-10 dalam Menentukan Sasaran Program Perlindungan Sosial
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 17.30
BPS: Desil Bukan Ukuran Tunggal Kondisi Ekonomi Keluarga
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 11.43
Data Desil Bansos Tak Sesuai? Warga Semarang Bisa Ajukan Perubahan Tiap Bulan
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 17.30
Penentuan Desil Bakal Dikaji Ulang, Pemerintah Tunggu Hasil Sensus Ekonomi
Berita terkait
Pemerintah DIY Soroti Penentuan Desil, Minta Penyelarasan Data Pusat dan Daerah
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 07.04
Memahami Arti Desil 1 hingga 10
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 07.00
Warga Jogja Mulai Mengadu Soal Perubahan Desil
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 19.30
Desil 1-10 Menentukan Nasib Bansos dan Pertalite, Cek Posisi Kamu di Sini
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 11.45