Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tukang Becak Malioboro Tiba-tiba dari Desil 1 Jadi 9, Anak Terancam Putus Kuliah

Timbul (49), tukang becak di Malioboro Yogyakarta, kini kesulitan membiayai kuliah putranya Luki Arya Wijaya di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Biaya kuliah semester pertama sebesar Rp 15 juta belum lunas, hanya dibayar separuh dari hasil patungan dan tabungan Luki. Karena status pendataan kesejahteraanannya tiba-tiba naik dari Desil 1 ke Desil 9, Luki tidak dapat mengakses keringangan biaya atau beasiswa KIP. Penghasilan Timbul yang tak menentu dari menarik becak, sekaligus menerima bansos, justru bertolak belakang dengan klasifikasinya sebagai keluarga mampu. Rumah yang ditempati masih milik keluarga, belum dibagi waris kepada tujuh anak. Luki tetap berkuliah di jurusan Teknik Mesin, cita-citanya sejak kecil. Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menemui rumah Timbul dan berkoordinasi dengan Kepala BPS untuk menyelidiki kembali penentuan desil. Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran agar penentuan desil kependududunan lebih akurat dan terkoordinasi dengan baik di masa depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait