Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

UEFA Pertimbangkan Opsi Boikot Piala Dunia, Respons Proposal Bisnis Baru FIFA

UEFA dijadwalkan mengadakan rapat virtual darurat bersama 55 asosiasi sepak bola anggotanya dalam pekan ini. Rapat ini dipercepat sebagai respons terhadap pengumuman FIFA mengenai FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah entitas baru yang akan mengelola seluruh aset komersial FIFA, termasuk hak komersial Piala Dunia putra dan putri. Melalui FFE, FIFA berencana melepas sekitar 20 persen kepemilikan kepada investor eksternal dengan nilai perkiraan US$20 miliar, sehingga berpotensi menghasilkan dana sekitar US$4 miliar.

Dalam pernyataan resminya, UEFA menolak keras proposal ini. Konfederasi sepak bola Eropa menilai pengelolaan sepak bola tidak boleh diperlakukan sebagai aset komersial yang diperjualbelikan. UEFA juga mempertanyakan transparansi terkait pihak-pihak yang akan memperoleh keuntungan. Beberapa anggota UEFA memiliki pandangan yang sama, dan salah satu skenario yang akan dibahas adalah boikot terhadap Piala Dunia jika FIFA tetap merealisasikan proposal tersebut.

Namun, hingga kini belum ada keputusan resmi karena pembahasan masih berlangsung dan proposal FIFA sendiri juga belum mendapat persetujuan final. Ancaman boikot bukan hal baru; pada 2021, UEFA juga menolak gagasan penyelenggaraan Piala Dunia setiap dua tahun sekali, yang akhirnya membuat FIFA mengurungkan rencana tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait