UI Dorong Reformasi Pemilu untuk Representasi Politik Responsif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Departemen Ilmu Politik FISIP UI mendorong reformasi sistem pemilu untuk menciptakan representasi politik yang lebih responsif dan memperkuat demokrasi Indonesia. Dekan FISIP UI, Evi Fitriani, menekankan bahwa kualitas demokrasi sangat bergantung pada rancangan sistem pemilu dan model representasi yang dihasilkan.
Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengidentifikasi 24 isu krusial dalam revisi UU Pemilu, termasuk netralitas penyelenggara, mekanisme perekrutan DKPP, serta sinkronisasi jadwal pileg, pilpres, dan pilkada. Fokus utama terletak pada pembenahan proses pencalonan sebagai tahap hulu untuk meningkatkan kualitas kandidat dan efektivitas sistem kepartaian.
Bagikan
Berita terkait
Wakil Ketua MPR Tegaskan Perjuangan Kesetaraan Perempuan Agenda Peradaban Bangsa
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 05.50
PPP Soroti Usulan Ambang Batas Parlemen 7%: Itu Politik Menang Sendiri
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.59
Di Depan Prabowo, AHY Luruskan Pidato Politiknya
Detik.com · 9 September 2026 pukul 20.47
Prabowo Respons Pidato AHY: Kritik dan Koreksi Harus Diterima
kumparan · 9 September 2026 pukul 20.40