PPP Soroti Usulan Ambang Batas Parlemen 7%: Itu Politik Menang Sendiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono menyoroti usulan kenaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) hingga 6-7% dalam revisi UU Pemilu. Menurutnya, langkah ini merupakan politik "menang sendiri" yang tidak sejalan dengan prinsip demokrasi yang inklusif. Mardiono menekankan bahwa demokrasi harus dibangun bersama dan tidak boleh ada pihak yang memonopoli kekuasaan. Dia mengusulkan alternatif lain seperti pembentukan fraksi gabungan di Komisi DPR agar partai kecil tetap memiliki suara dalam proses legislatif.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Suhudomo Dasco Ahmad mengatakan bahwa DPR akan memulai pembahasan terbatas terkait revisi UU Pemilu. Dasco menyatakan bahwa PDIP juga akan disertakan dalam pembahasan tersebut. Namun, DPR belum sempat melakukan kunjungan ke partai-partai nonparlemen untuk menyerap aspirasi karena sejumlah kesibukan. Dasco menambahkan bahwa kunjungan tersebut akan dilaksanakan pada minggu berikutnya.
Revisi UU Pemilu menjadi sorotan publik terkait keseimbangan demokrasi dan representasi partai. Beberapa pihak khawatir kenaikan ambang batas parlemen dapat mengecualikan partai kecil dari representasi legislatif, sementara pihak lain berargumen bahwa kenaikan tersebut diperlukan untuk stabilitas pemerintahan.
Bagikan
Berita terkait
Komisi II DPR Bakal Undang Parpol Nonparlemen Serap Masukan RUU Pemilu
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 18.15
DPR Lantik 2 Anggota PAW di Rapur: Nessy Kalviya NasDem dan Mesakh Mirin PAN
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 13.42
DPR Bahas Terbatas Revisi UU Pemilu Pekan Depan, Pastikan PDIP Dilibatkan
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.56
Ambang Batas Parlemen 2029 Masih Digodok, Hanura: Berapa Pun Kami Siap
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 01.15