Wakil Ketua MPR Tegaskan Perjuangan Kesetaraan Perempuan Agenda Peradaban Bangsa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, yang akrab disapa Rerie, menegaskan bahwa perjuangan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan bukanlah isu sektoral semata, melainkan sebuah agenda peradaban bangsa yang harus menjadi gerakan bersama. Penegasan tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion bertema Memperkuat Representasi Perempuan dalam Revisi Undang-Undang Pemilu yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) di Jakarta, Kamis (20/8).
Rerie menilai meskipun telah ada kemajuan, berbagai hambatan struktural dan kultural masih menghadang kemajuan perempuan Indonesia. Dia menyebut fenomena ini sebagai ‘tembok kaca’ yang membutuhkan keberanian luar biasa untuk didobrak. Ia mengungkapkan sejumlah data yang menggambarkan ketimpangan, antara lain terkait keterwakilan politik perempuan. Meskipun ada kebijakan afirmasi 30 persen calon legislatif perempuan, komposisi perempuan di DPR saat ini baru mencapai 21,9 persen.
Partai NasDem yang telah menempatkan lebih dari 30 persen caleg perempuan dalam tiga pemilu terakhir pun masih menemui kendala di lapangan. Rerie menyoroti kesulitan dalam mencari kader perempuan yang siap maju di dunia politik karena belum mendapatkan izin atau dukungan penuh dari keluarga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.43
Waka MPR Tegaskan Perjuangan Kesetaraan Perempuan Agenda Peradaban Bangsa
Berita terkait
UI Dorong Reformasi Pemilu untuk Representasi Politik Responsif
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.56
Wakil Ketua MPR Tegaskan Perjuangan Kesetaraan Perempuan Agenda Peradaban Bangsa
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 05.50
8 Parpol Nonparlemen Usul Parliamentary Threshold 1%, Bakal Serahkan ke DPR
kumparan · 27 September 2026 pukul 11.35
Genap Setahun, GKSR Serahkan Draf Perubahan UU Pemilu dengan 30 Isu Kepemiluan
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 11.21