Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Undip Bantah Mahasiswa PPDS Jiwa Meninggal Akibat Bullying : Demam Berdarah

Universitas Diponegoro (Undip) membantah klaim bahwa seorang mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Jiwa meninggal akibat bullying. Menurut pernyataan resmi yang diberikan oleh Nurul Hasfi dari Direktorat Jejaring Media, Komunitas dan Komunikasi Publik Undip, dr. Yuda Nabella Prameswari, M.Biomed, meninggal dunia karena komplikasi demam berdarah. Almarhumah sempat dirawat di RSUP dr. Kariadi Semarang selama 15 hari dan meninggal pada 28 Agustus pukul 19.06 di ruang intensif (ICU) setelah mendapatkan perawatan intensif. Selama masa sakitnya, almarhumah didampingi oleh keluarga serta departemen dan program studinya. Setelah meninggal, jenazah langsung dibawa ke rumahnya di Serang, Banten. Dr. Yuda termasuk dalam angkatan ke-85 Program Studi Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Undip dan masih berada di semester pertama, baru mengikuti perkuliahan selama sekitar 1,5 bulan. Ia masih dalam masa orientasi dan belum memulai praktik klinik di rumah sakit. Meskipun demikian, Undip mengaku akan terus melakukan klarifikasi internal untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar terkait dugaan bullying. Universitas menegaskan komitmennya untuk menjaga lingkungan pendidikan yang aman, profesional, dan bebas dari segala bentuk perundungan.

Berita terkait