Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Universitas YARSI Dorong Perpustakaan Pesantren Jadi Sentral Literasi Digital Santri

Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas YARSI menggelar kegiatan YARSI Empowering Village untuk mendukung penguatan perpustakaan di pesantren. Kegiatan ini bertujuan agar perpustakaan pesantren tidak hanya beralih dari sistem manual ke digital, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang melatih santri memilah, memahami, dan menggunakan informasi secara bertanggung jawab. Dengan arus informasi digital yang cepat, penting bagi perpustakaan untuk mendukung pengembangan literasi digital dan etika bermedia santri.

Kegiatan melibatkan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni Universitas YARSI, serta menghimpun peserta dari berbagai pesantren dan sekolah berbasis pesantren di wilayah Jabodetabek. Di antara peserta yang hadir adalah SMP Ibnu Hajar Boarding School, Pondok Pesantren Daarussalam Bogor, Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul, Pondok Pesantren Darul Mizan, SMP IT Rahmaniyah, SMA Pesantren Unggul Al Bayan, SMA Quran Ary Syahid, SMP Quran Asy Syahid, dan SD Quran Asy Syahid.

Banyak perpustakaan pesantren masih mengelola koleksi dan layanan secara manual, termasuk pengelolaan katalog dan sirkulasi. Untuk mengatasi hal ini, Universitas YARSI menyelenggarakan workshop otomasi berbasis Senayan Library Management System (SLiMS). Transformasi perpustakaan dianggap penting agar pesantren dapat beradaptasi dengan kebutuhan literasi digital yang semakin kompleks.

Berita terkait