Update Gempa NTT: Korban Meninggal 47 Orang, BNPB Kirim 275 Ton Bantuan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi berkekuatan M7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus. Hingga pukul 18.48 WIB, BNPB melaporkan 47 korban meninggal tersebar di enam kabupaten, dengan ratusan rumah dan fasilitas publik mengalami kerusakan. Gempa yang terjadi pada kedalaman dangkal 10-15 km ini juga dirasakan kuat di Bima (NTB) dan Kepulauan Selayar (Sulawesi Selatan), di mana posko pengungsian telah didirikan.
BNPB mengerahkan 275 ton bantuan, mencakup 50.000 paket pangan dan non-pangan, melalui gudang logistik di Flores Timur dan pengiriman langsung dari Jakarta. Sebanyak 281 personel dari TNI, Polri, dan instansi lain terlibat dalam operasi tanggap darurat. BMKG mencatat 235 kali gempa susulan hingga pukul 14.00 WIB.
DPR mendesak pemerintah mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terisolasi, sementara Pelindo memastikan layanan pelabuhan di NTT berangsur normal pascagempa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 17.13
Update Korban Gempa NTT: 38 Meninggal, 2.000 Warga Mengungsi
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.09
Korban Jiwa Gempa NTT Terus Bertambah
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.18
Sampai Kapan Gempa Susulan Guncang NTT? Ini Prediksi BMKG
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 08.28
BMKG: 2.119 Gempa Bumi Susulan Terjadi di NTT
Berita terkait
Jalur Ende-Nagekeo Putus Akibat Gempa Flores, Bantuan Terkendala
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 11.38
Gerak Cepat Mendagri Tito Karnavian Tangani Bencana di Aceh hingga NTT
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 18.36
BMKG Catat 4.258 Gempa Susulan di NTT, Berpotensi Hingga 4 Minggu
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.30
Warga Desa Pondo Manggarai Barat Bertahan di Tengah Ancaman Kelaparan dan Gempa Susulan
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.22