US CENTCOM Klaim Rampungkan Serangan Terhadap Radar hingga Penebar Ranjau IRGC Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Militer Amerika Serikat mengklaim berhasil menyerang sistem radar, penebar ranjau, fasilitas maritim, dan komunikasi militer Iran pada 1 September 2024 sebagai respons terhadap serangan IRGC terhadap kapal komersial di Selat Hormuz serta tembakkan delapan rudal ke pangkalan AS di Yordania. Serangan menyebabkan lebih dari lima ledakan di Pulau Qeshm dan Selat Hormuz, dengan laporan beberapa korban sipil di wilayah Sirik. Presiden Trump menyebut serangan sebagai balasan atas upaya Iran memasang ranjau laut, mengancam serangan tambahan bila Iran tidak memberi balasan. US CENTCOM menyatakan lebih dari 50.000 personel AS tetap waspada di Timur Tengah dengan kemampuan tempur siap.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 2 September 2026 pukul 11.38
Peru Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Tuduh Teheran Picu Eskalasi Perang
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 09.50
Iran Bakal Balas Serangan AS dengan Tegas
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 09.33
Iran ancam balas serangan AS, puluhan orang tewas dan terluka
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 09.03
AS Kembali Serang Iran, Trump Klaim Hampir Sepenuhnya Kuasai Selat Hormuz
Berita terkait
AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Tembus 90 Dolar AS
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 17.10
Iran Tidak Mencari Perang Tapi Tidak akan Tinggal Diam jika Diserang
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 14.30
AS Serang Dua Peluncur Ranjau Laut Iran di Pulau Larak
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 07.00
Iran Bakal Targetkan Kepentingan Ekonomi AS jika Blokade Maritim Terus Berlanjut
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 16.45