Iran Bakal Targetkan Kepentingan Ekonomi AS jika Blokade Maritim Terus Berlanjut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran menyatakan akan menyerang kepentingan ekonomi AS secara penuh jika blokade maritim terus berlanjut. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menyatakan Iran telah menghentikan blokade maritim selama gencatan senjata dan mengekspor 70-80 juta barel minyak, dengan penjualan kembali ke tingkat sebelum sanksi. Rezaei juga memperingatkan bahwa Beirut dan wilayah pinggiran selat Lebanon merupakan 'garis merah' bagi Iran, serta mengancam Israel akan dipaksa mundur dari wilayah pendudukan di Lebanon. Sementara itu, Iran menuduh AS gagal melaksanakan komitmen dalam nota kesepahaman 14 poin yang ditandatangani di Islamabad pada Juni.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.52
Iran Bikin Tuntutan untuk AS, Isinya soal Cabut Sanksi hingga Selat Hormuz
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 08.15
Iran Tetap Ekspor Minyak Meski AS Melakukan Blokade Laut
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 16.45
IRGC Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup, AS Diminta Penuhi Syarat Iran
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 16.00
Selat Hormuz Tak Akan Dibuka Jika AS Tak Menerima Syarat Iran
Berita terkait
Iran Syaratkan Perang di Kawasan Berakhir untuk Buka Hormuz, Trump Disebut Tak Berminat Kembali ke Kesepakatan Juni
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 12.15
Iran Ancam Tahan dan Sita Kapal yang Langgar Aturan di Selat Hormuz
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 10.23
Iran Tepis Ancaman Sanksi Baru AS Sebagai Keputusasaan
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 06.45
Ancaman Serangan Mengintai Kapal, Lalu Lintas di Selat Hormuz Hanya Belasan Persen
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 13.01