Usai Batalkan Serangan Besar-besaran, Trump: AS-Iran Berunding Lagi Hari Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa AS dan Iran akan memulai kembali perundingan pada hari Senin, 3 Agustus 2026. Pengumuman ini disampaikan setelah Trump membatalkan serangan besar-besaran yang direncanakan oleh AS dan Israel terhadap infrastruktur energi Iran. Trump mengklaim bahwa Iran dan negara-negara Timur Tengah lainnya meminta pembatalan serangan untuk mencapai kesepakatan, namun Teheran membantah hal tersebut dan menegaskan kesiapannya untuk merespons serangan.
Negosiasi dijadwalkan dimulai pada Senin sore, tetapi tidak ada rincian mengenai tempat atau peserta yang terlibat. Trump menolak memberikan tenggat waktu bagi Iran untuk mencapai kesepakatan terkait pembukaan kembali Selat Hormuz dan penyelesaian kebuntuan program nuklir. Ia menekankan bahwa Iran tidak ingin diserang dan merujuk pada persiapan serangan yang telah terlihat oleh Teheran.
Pembatalan serangan dan dimulainya kembali perundingan menandai perkembangan terbaru dalam hubungan AS-Iran yang tegang, terutama terkait isu nuklir dan keamanan maritim di Selat Hormuz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 20.27
AS Pede Selat Hormuz Dibuka Lagi, Klaim Kesepakatan dengan Iran Ditutup Besok
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 10.36
Iran Bantah Minta AS Setop Serangan, Tegaskan Tak Ada Deal Selat Hormuz
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.16
Trump Ultimatum Iran: Damai atau 'Penyerahan Total'
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.55
Tepis Klaim Donald Trump, Iran Tegaskan tak Berunding dengan AS Soal Selat Hormuz
Berita terkait
Rencana Rahasia Iran untuk Tingkatkan Eskalasi Perang dengan AS
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 15.42
AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz? Trump Siap Umumkan Hari Ini
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 12.40
Gagal Capai Kesepakatan Nuklir 60 Hari, Gencatan Senjata AS-Iran Mendek
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.32
Iran dan Oman Sepakati Peta Pergerakan Navigasi di Selat Hormuz, Perang Segera Berakhir?
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 15.18