Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Trump dan Iran Terus Berseteru, Jalan Damai Masih Buntu

Konflik antara Amerika Serikat dan Iran masih menemui jalan buntu meskipun Iran telah mengajukan usulan perdamaian melalui mediator Qatar. Presiden Donald Trump menolak rencana tersebut dan menilai desakan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dipicu oleh keputusasaan akibat kekalahan dalam perang yang telah berlangsung selama tujuh bulan.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa hanya diplomasi yang dapat menyelesaikan konflik ini. Iran menawarkan jeda pertempuran dan pembukaan Selat Hormuz dalam tujuh hari jika syarat mereka dipenuhi. Namun, ketegangan tetap tinggi terkait program nuklir Iran; AS menolak kepemilikan bom nuklir oleh Teheran, sementara Iran menolak memberikan konsesi terkait pengayaan uranium.

Perang yang dimulai sejak 28 Februari oleh AS dan Israel ini telah menyebabkan ribuan korban jiwa, mengganggu aliran minyak global, dan merusak ekonomi Iran. Konflik juga meluas ke kawasan Teluk melalui serangan drone dan rudal oleh Iran serta sekutu Houthi terhadap kepentingan AS dan Arab Saudi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait