Usai Temui Putin, RI-Rusia Jajaki Investasi Pupuk dan Perkapalan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengakhiri kunjungan kenegaraan ke Rusia setelah bertemu dengan Presiden Vladimir Putin di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok. Dalam pertemuan bilateral, kedua pemimpin membahas peluang kerja sama strategis di sektor pertanian, energi, sumber daya mineral, pertahanan, investasi, dan perkapalan. Menteri Investasi Rosan P. Roeslani menyatakan bahwa Pupuk Indonesia akan melakukan joint study untuk mengembangkan pabrik pupuk urea di Vladivostok, memanfaatkan posisi strategis kawasan Pasifik sebagai pasar utama. Sementara itu, Putin menawarkan kapal perikanan berteknologi mutakhir lebih dari 102 meter untuk meningkatkan kualitas pengolahan hasil perikanan Indonesia. Tim akan dikirim untuk menelaah teknologi kapal tersebut. Diperkirakan ratifikasi perjanjian perdagangan bebas Indonesia-Eurasia akan segera dilakukan, memperluas ruang perdagangan kedua negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 15.45
Temui Putin di Rusia, Prabowo Bahas Perminyakan hingga Kosmonautika
Berita terkait
Airlangga Targetkan Dokumen IEU CEPA Ditandatangani Oktober 2026
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 18.35
Purbaya Ubah Strategi Hadapi Perdagangan Bebas, Kejar Ekonomi 6%
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 08.10
Era Perdagangan Bebas, Purbaya Ungkap PR Besar Pemerintah
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.55
China Bangun "Hong Kong Baru" Dekat RI, Nilainya Rp2.000 T
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 17.45