Utusan PBB Mendesak Proses Politik yang Inklusif di Sudan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Utusan PBB untuk Sudan, Pekka Haavisto, menyerukan kemajuan proses politik inklusif di Sudan pada Senin (7/9) di Khartoum bersama kepala militer Abdel Fattah al-Burhan. Mereka membahas stabilitas dan perdamaian komprehensif. Haavisto menekankan de-eskalasi dan perlindungan warga sipil serta berharap dialog mendorong pertukaran tahanan antara tentara Sudan dan Rapid Support Forces (RSF). PBB bekerja sama dengan China, Afrika, Eropa, Liga Arab, dan IGAD dalam mekanisme lima anggota. Kunjungan Haavisto dimulai Jumat (8/9) setelah inisiatif dialog mandiri pada 30 Agustus. Perang Sudan sejak April 2023 menewaskan puluhan ribu orang dan memaksa 13 juta mengungsi.
Bagikan
Berita terkait
Jokowi Usul “PBB 2.0”, Nilai Lembaga Global Harus Lebih Kuat Hadapi Konflik
VOI · 6 September 2026 pukul 16.15
Kelompok RSF Dilaporkan Melakukan Serangan Terhadap Konvoi Bantuan PBB di Sudan
VOI · 3 September 2026 pukul 17.00
Sekjen PBB Sebut Kelaparan di Gaza dan Sudan Sebagai Tonggak Sejarah yang Memalukan
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 13.00
Sekjen PBB sebut kelaparan Sudan dan Gaza tonggak sejarah memalukan
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 08.59