Video: Ambisi 100 GWp PLTS, Jalan RI Keluar Dari 'Candu' Batu Bara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintahan Presiden Prabowo meresmikan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt peak (GWp) sebagai bagian dari strategi menuju kemandirian energi nasional. Wicaksono Gitawan dari CERAH menyatakan target ini cukup realistis mengingat potensi EBT Indonesia mencapai 3.700 GW, sebagian besar didukung sektor PLTS. Namun, kesiapan perencanaan dan implementasi dalam waktu 2-3 tahun menjadi tantangan utama. Program ini juga bertujuan mengurangi ketergantungan pada energi fosil, khususnya PLTU batu bara, melalui penguatan regulasi dan percepatan implementasi EBT.
Mada Ayu Habsari dari AESI menekankan pentingnya peta jalan yang jelas untuk mendukung implementasi target 100 GWp. Pengembangan PLTS membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan stakeholder terkait. Target ini diperkirakan akan menciptakan 5,3 juta lapangan kerja, namun ketersediaan SDM saat ini hanya mencapai 10.000 orang. Oleh karena itu, penting untuk mempersiapkan kualifikasi SDM dan mengembangkan industri pendukung dengan teknologi terkini.
Pemerintah juga perlu memastikan penguatan regulasi yang mendukung fase-out PLTU batu bara secara bertahap. Dengan potensi surya yang melimpah dan dukungan teknologi yang terus berkembang, Indonesia memiliki peluang besar untuk mencapai target energi terbarukan yang ambisius ini.
Bagikan
Berita terkait
Titah Baru Prabowo: Selesaikan PLTS 100 GW Dalam 3 Tahun!
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 08.00
Menteri Bahlil: PLTS 100 GWp dorong kemandirian energi nasional
ANTARA News · 25 Agustus 2026 pukul 18.24
Bahlil Beberkan Potensi PLTS 100 GWp: Bisa Ciptakan 5,52 Juta Lapangan Kerja
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 16.28
PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 15.10