Video:Bos Bio Farma Soal Impor Bahan Baku - Jurus Tekan Biaya Produksi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bio Farma menargetkan mencapai RKAB pada tahun 2026 dengan fokus mengembangkan vaksin baru seperti HPV, tifoid, malaria, dan DBD. Perusahaan sedang menekan ketergantungan pada bahan baku impor melalui pengembangan produk dalam negeri oleh PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia yang telah mampu menghasilkan 19 molekul aktif. Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menekankan upaya memperkuat ketahanan vaksin nasional sekaligus memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor sesuai arahan WHO dengan penerapan GCG dan dukungan Danantara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 00.10
Bio-RV, Vaksin Kolaborasi Bio Farma dan MCRI Peroleh Izin Edar dari BPOM RI
Berita terkait
Video: Bos Bio Farma dan Strategi Reformasi BUMN Farmasi Era Danantara
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.27
Video: Vaksin RI Mendunia, Bio Farma Ekspor Vaksin Polio ke 150 Negara
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.52
Bos Bio Farma Buka-bukaan Soal Transformasi dan Pengembangan Bisnis
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.21
Bio-RV Bio Farma Kantongi Izin Edar BPOM untuk Vaksin Rotavirus Neonatal
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 15.45