Video: Tarik Investasi Asing di Tengah Gejolak, DPR Dukung Bentuk PFII
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa bantuan sosial (bansos) masih menjadi instrumen penting pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat. Instrumen itu mencakup intervensi langsung bagi masyarakat miskin serta subsidi untuk menjaga daya beli kelas menengah. Komisi XI juga mencermati realisasi belanja masyarakat yang berasal dari penyaluran bansos dan subsidi, sehingga penyalurannya harus dipercepat agar dampaknya cepat terasa. DPR memperkuat pengawasan terhadap penyaluran anggaran belanja negara agar dapat mendorong ekonomi masyarakat secara maksimal.
DPR RI menilai pemerintah perlu mengantisipasi gejolak geopolitik global dan era suku bunga tinggi. Untuk itu, diperlukan insentif guna mencegah capital outflow, antara lain melalui penguatan dan transparansi pasar modal serta pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Terkait pengganti Gubernur Bank Indonesia, DPR menyatakan butuh sosok yang mampu menjalankan mandat Undang-Undang untuk menjaga persepsi investor.
Pernyataan ini disampaikan Misbakhun dalam dialog bersama CNBC Indonesia dalam program Power Lunch pada Kamis, 06/08/2026.
Bagikan
Berita terkait
Video: Mencari Pengganti Perry Warjiyo, DPR Sebut Kriteria Gubernur BI
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 16.03
Utang Luar Negeri RI Naik Jadi US$ 453,4 Miliar
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.05
Pasar Menanti Sinyal Kebijakan Bank Indonesia di RDG Agustus
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 11.01
Anomali Pedagang Telur: Harga Bagus, Tapi Daya Beli Masyarakat Melemah
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 11.00