Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Video: Waspada! Ini Efek Buruk Anjloknya Produksi Minyak Kayu Putih RI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tren penurunan produksi minyak kayu putih Indonesia selama dua tahun terakhir. Pada 2022, produksi turun menjadi 64.133,04 ton dari sebelumnya 67.522 ton, lalu merosot tajam pada 2023 menjadi hanya 41.990,93 ton. Penurunan signifini ini menjadi perhatian karena minyak kayu putih merupakan bahan baku penting bagi industri farmasi, kesehatan, dan produk perawatan rumah tangga.

Commodity Expert CNBC Indonesia, Emmanuela Bungasmara Ega Tirta, mengidentifikasi beberapa penyebab penurunan produksi ini, yaitu perubahan cuaca yang mengganggu proses produksi maupun kualitas minyak, serta kurangnya teknologi penyulingan yang membuat produksi tidak berjalan maksimal. Penurunan ini berpotensi berdampak pada pasokan bahan baku industri dalam negeri.

Berita terkait