Video: Waspada! Ini Efek Buruk Anjloknya Produksi Minyak Kayu Putih RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tren penurunan produksi minyak kayu putih Indonesia selama dua tahun terakhir. Pada 2022, produksi turun menjadi 64.133,04 ton dari sebelumnya 67.522 ton, lalu merosot tajam pada 2023 menjadi hanya 41.990,93 ton. Penurunan signifini ini menjadi perhatian karena minyak kayu putih merupakan bahan baku penting bagi industri farmasi, kesehatan, dan produk perawatan rumah tangga.
Commodity Expert CNBC Indonesia, Emmanuela Bungasmara Ega Tirta, mengidentifikasi beberapa penyebab penurunan produksi ini, yaitu perubahan cuaca yang mengganggu proses produksi maupun kualitas minyak, serta kurangnya teknologi penyulingan yang membuat produksi tidak berjalan maksimal. Penurunan ini berpotensi berdampak pada pasokan bahan baku industri dalam negeri.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo Jamin Data Sensus Ekonomi 2026 Bukan Untuk Mengejar Kekayaan Pribadi
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 18.53
Ramai Bahas Desil 10, Warganet Banyak yang Kaget Selevel 9 Naga
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.20
Prabowo: Data sensus ekonomi jadi dasar penyusunan kebijakan
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 16.30
Prabowo Jamin Sensus Ekonomi Tak Digunakan Buat Kejar Kekayaan Rakyat
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.19