Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

NASA Rilis Penampakan Bulan Bolong Ditabrak Roket Elon Musk

Wahana antariksa Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) milik NASA berhasil mengabadikan kawah baru di permukaan Bulan yang terbentuk akibat tabrakan tahap atas roket Falcon 9 milik SpaceX. Tabrakan terjadi pada 5 Agustus 2025, ketika tahap atas Falcon 9 yang sebelumnya digunakan dalam misi Firefly Blue Ghost 1 pada Januari 2025 menghantam permukaan Bulan. NASA berhasil memotret kawah tersebut pada 11-12 Agustus dengan memiringkan LRO agar kamera mengarah tepat ke lokasi, meskipun wahana bergerak dengan kecepatan 1,6 kilometer per detik di ketinggian 97 kilometer di atas permukaan Bulan. Karena Bulan terus berotasi, NASA perlu menunggu sekitar enam hari agar kawah berada dalam posisi yang tepat untuk dipotret.

Para ilmuwan memperkirakan diameter kawah mencapai sekitar 18 meter dengan kedalaman kurang dari 3 meter. Gambar LRO juga memperlihatkan material yang menyebar dari titik tumbukan, termasuk garis-garis gelap yang berasal dari debu dan batuan permukaan yang telah mengalami pelapukan akibat angin Matahari dan sinar kosmik galaksi. Material yang lebih terang di sekitar tepian kawah berasal dari lapisan yang lebih dalam dan masih relatif segar.

Penentuan lokasi tumbukan melibatkan kolaborasi antara NASA, astronom amatir, dan misi Danuri Korea Selatan. NASA Center for Near Earth Object Studies (CNEOS) memperkirakan lokasi tumbukan dengan akurasi hanya 1 kilometer dari sebenarnya. Koordinat pusat kawah akhirnya ditentukan di 19,4759° Lintas Utara, 266,7138° Bujur Timur, dengan elevasi sekitar 511 meter di atas permukaan Bulan.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait