Waka Komisi X DPR Ingatkan Anomali Desil Berdampak Pada Ketidaktepatan Sasaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

MY Esti Wijayati, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, mengungkapkan anomali penentuan desil yang menyimpang dari realitas kondisi masyarakat. Kasus Timbul, tukang becak di Malioboro, mengalami lonjakan desil dari 1 ke 9, menghambat putranya Luki untuk mengakses KIP Kuliah di UNY. Esti menyoroti dampak langsung pada hak pendidikan dan bansos, meminta BPS segera memperbaiki data desil dengan transparanansi dan mekanisme keberatan. Selain itu, ia menyatakan kekurangan kuota KIP Kuliah (hanya 210 ribu untuk 2,1 juta mahasiswa baru) perlu ditambah menjadi minimal 800 ribu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 18.07
Desil Kacau, Kuota KIP Kuliah Cuma 210 Ribu: DPR Soroti Calon Mahasiswa Miskin yang Terpaksa Mundur
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.04
Desil Salah Sasaran, Menkeu Purbaya Targetkan Perbaikan DTSEN Tahun Depan
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 13.05
Legislator PDIP Soroti Permasalahan Desil, Potensi Buat Anak Indonesia Putus Sekolah
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 09.25
Cara Cek Desil di dtsen-form.bps.go.id Cuma Pakai NIK
Berita terkait
Penentuan Desil Bakal Dikaji Ulang, Pemerintah Tunggu Hasil Sensus Ekonomi
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 17.30
Pemerintah DIY Soroti Penentuan Desil, Minta Penyelarasan Data Pusat dan Daerah
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 07.04
2 Cara Cek Desil di Situs BPS dan Kemensos, Cukup Pakai NIK
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 17.15
Siap-siap! Pembelian Pertalite hanya Bisa Sesuai Desil Tertentu, Cek Desil BPS-Bansos Pakai NIK
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 16.15