Waka Komisi X Ungkap 400 Sekolah di NTT Rusak Imbas Gempa: Segera Revitalisasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani mengungkapkan sekitar 400 sekolah terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Dampak gempa juga dirasakan di sebagian wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya Kabupaten Bima dan Kota Bima. Pendataan masih terus dilakukan dan diklasifikasikan berdasarkan tingkat kerusakan berat, sedang, dan ringan. DPR telah membentuk Satgas Bencana yang langsung dipimpin pimpinan DPR dan telah meninjau lokasi serta memberikan bantuan ke NTT.
Komisi X DPR meminta pemerintah segera merevitalisasi bahkan membangun kembali sekolah yang mengalami rusak berat. Selain inventarisasi bangunan sekolah, pemerintah juga diminta mendata guru, siswa, dan tenaga kependidikan yang terdampak. Lalu menegaskan proses belajar mengajar tidak boleh berhenti terlalu lama, dan mendorong penggunaan sekolah darurat berupa tenda atau penempatan di sekolah yang tidak terdampak sebagai solusi sementara agar pendidikan anak-anak di NTT tetap berjalan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 19.25
Kemendikdasmen: 1.378 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Pembelajaran 116.328 Murid Terganggu
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.57
502 Sekolah Rusak Berat Akibat Gempa NTT, 923 Sekolah Diliburkan
Berita terkait
Kucurkan Rp 50 M, Kemendikdasmen Mulai Revitalisasi Sekolah Terdampak Gempa di NTT
JawaPos · 15 September 2026 pukul 11.15
Puluhan Tenda untuk Sekolah Darurat Dibangun Pascagempa NTT
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 00.11
Kemendikdasmen Bangun Puluhan Tenda untuk Sekolah Darurat di NTT
kumparan · 4 September 2026 pukul 20.42
Mendikdasmen Pastikan Sekolah Terdampak Gempa NTT akan Direvitalisasi Tahun 2026
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 14.30