Waka MPR Dorong Pemanfaatan Arsip untuk Bahan Ajar Sejarah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyoroti pentingnya memanfaatkan arsip nasional sebagai bahan ajar sejarah yang otentik dan kontekstual. Untuk itu, Mendikdasmen Abdul Mu'ti menandatangani Nota Kesepahaman dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan menyerahkan arsip statis termasuk naskah national statement dalam Sidang Umum UNESCO ke-43. Kerja sama ini menjadi momentum strategis untuk mengintegrasikan arsip ke dalam kurikulum. Berdasarkan catatan ANRI pada 2025, nilai pengelolaan arsip Kemendikdasmen mencapai 98,14 dengan tingkat digitalisasi sebesar 98,09. Lestari optimistis bahwa dengan pengelolaan yang baik dan kemasan kreatif, arsip nasional akan menjadi dokumen hidup yang menjadi sumber inspirasi dan pembangun karakter generasi penerus bangsa.
Bagikan
Berita terkait
MPR Perkuat Pemahaman 4 Pilar Lewat Sosialisasi Berbasis Komunitas
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 21.01
UNESCO: 2,4 Juta Anak Perempuan Afghanistan Dilarang Sekolah
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 01.01
Prabowo Ingin 7 Bahasa Asing Diajarkan Sejak Kelas 1 SD
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 14.31
81 Tahun Indonesia Merdeka, Ketua MPR Ungkit Masih Ada Anak Berangkat Sekolah Tanpa Sarapan
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.04