Wakapolri: Green Policing Solusi Hadapi Karhutla & Kejahatan Lingkungan Kompleks
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polri dan Universitas Riau (UNRI) meresmikan Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan pada 18 September 2026 di Pekanbaru. Kolaborasi ini bertujuan mengembangkan pendekatan Green Policing, yang mengintegrasikan pencegahan, edukasi, riset, dan penegakan hukum untuk mengatasi kejahatan lingkungan yang kompleks seperti karhutla, pertambangan ilegal, dan pembalakan liar.
Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dedi Prasetyo menekankan pentingnya riset berbasis bukti untuk menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat. Riau dipilih sebagai lokasi strategis karena kompleksitas masalah lingkungannya. Sebagai data, Polda Riau mencatat sepanjang 2025–2026 terdapat 119 laporan polisi, 131 tersangka, dan luas lahan terbakar mencapai 3.853,23 hektare, yang menegaskan bahwa isu lingkungan berdampak langsung pada keamanan dan kesejahteraan sosial.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 September 2026 pukul 13.53
Pusat Studi Kepolisian di UNRI Hadirkan Solusi Berbasis Data dan Riset
Detik.com · 18 September 2026 pukul 11.52
Resmikan Pusat Studi di UNRI, Kapolda Riau Perkuat Penanganan Karhutla & Restorasi
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 15.51
UNRI-Polda Riau Resmikan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan, Perkuat Pemolisian Berbasis Riset
Detik.com · 18 September 2026 pukul 08.42
Kapolda Inisiasi Program Riau Cerah Presisi: Restorasi Alam Cegah Karhutla
Berita terkait
Serdik Sespimti Polri Dorong Mahasiswa UIR Jadi Pelopor Pencegahan Karhutla
Detik.com · 15 September 2026 pukul 18.40
Sudah Ada 72 Tersangka Karhutla, Aktivis Yakin Pelaku Bakal Ditindak Tegas
JawaPos · 12 September 2026 pukul 19.45
Boni Hargens: Polri Pilar Pemerintahan Prabowo-Gibran
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 01.00
Mayoritas Tersangka Karhutla Diduga Sengaja Bakar Hutan, Sahroni: Hukum Berat Termasuk Bohirnya!
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 20.30