Wakil Menteri Agama Sebut Nikah Massal Bentuk Perlawanan terhadap Gelombang LGBTQ
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i menyatakan pernikahan massal di Jakarta pada 5 September 2024 sebagai bentuk perlawanan terhadap gelombang LGBTQ. Acara yang diadani Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama dan Yayasan Mutya Hatta menghadirkan 34 calon pengantin. Syafi'i mengaitkan pernyataan ini dengan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara 2025-2029, yang menyebut penyebaran budaya LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter terhadap keamanan negara. Ia menekankan bahwa LGBTQ merusak tatanan kehidupan berakar pada ajaran agama, sekaligus menyatakan pentingnya perkawinan sah untuk perlindungan hukum pasangan dan anak.
Bagikan
Berita terkait
Viral Arya Wedakarna Hadir di Miss Equality World Tailan, Badan Kehormatan DPD Layangkan Pemanggilan
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 20.25
Kemenag Gelar Lomba MTQ Nasional 2026, Ada Kategori Khusus Difabel
kumparan · 1 September 2026 pukul 14.04
Natalius Pigai Dorong Penguatan Advokasi Warga di Wilayah Konflik
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 02.06
Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi Hornet Karena Kampanyekan LGBTQ
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 17.45