Wall Street Melemah Tiga Hari, Bursa Asia Ikut Turun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wall Street mengalami penurunan selama tiga sesi berturut-turut, yang turut menyeret bursa saham Asia seperti Kospi Korea Selatan (turun 5,89%) dan Nikkei 225 Jepang (turun 1,04%). Penurunan ini dipicu oleh kenaikan imbal hasil obligasi global dan harga minyak, terutama pada saham teknologi. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 30 tahun bahkan mencapai level tertinggi dalam 19 tahun.
Meski tertekan, investor tetap optimis terhadap pertumbuhan ekonomi dan laba perusahaan yang kuat. Saat ini, pasar sedang menunggu rilis risalah rapat FOMC untuk melihat detail perbedaan pandangan internal bank sentral AS mengenai kenaikan suku bunga, serta laporan keuangan sejumlah perusahaan besar seperti Target dan Lowe’s.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 06.00
Wall Street Melemah, Tertekan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.59
Rupiah Menguat ke Rp17.748 per Dolar AS Kamis Sore
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.40
Amerika Dalam Bahaya! Utang Menuju Rp 900 Kuadriliun-Segera Bangkrut?
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 06.03
Wall Street Menguat Ditopang Saham Sektor Kesehatan
Berita terkait
Wall Street Ambruk, JurusMenkeu AS Redam Utang Gagal Total?
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.55
IHSG Tak Sendiiran, Bursa Asia Mayoritas Melemah
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.38
Utang Global Makin Bengkak, Naik Rp 179,14 Kuadriliun!
Detik.com · 26 September 2026 pukul 21.55
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,27% ke Level 6.315
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 09.03