Wamen ATR/BPN soal OTT KPK: Hormati Proses Hukum, Akan Bersikap Kooperatif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan menyatakan kementeriannya menghormati proses hukum KPK terkait operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan ATR/BPN. Ia menegaskan kementerian akan bersikap kooperatif dan mendukung seluruh proses hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Karena kasus masih berjalan, ATR/BPN belum dapat memberikan penjelasan substansial terkait OTT yang dilakukan KPK pada 14 September 2023 di Jabodetabek, yang berkaitan dengan dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan 17 orang termasuk Direktur Jenderal PPTR ATR/BPN Lampri, Kepala Kantah Bogor I Sontang, dan Kepala Kantah Tangerang Tardi. Dari hasil OTT, KPK menyita uang tunai berupa ratusan miliar rupiah dalam sekitar 20 koper, boks, dan kardus. Ossy meminta masyarakat bersabar menunggu keterangan resmi dari KPK sebelum spekulasi atau kontroversi lebih lanjut. Kementerian juga terus melakukan koordinasi internal untuk memastikan integritas tetap terjaga dan pelayanan publik tidak terganggu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 13.00
KPK Sita Uang Ratusan Miliar dalam 20 Koper Terkait OTT ATR/BPN Kabupaten Bogor
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.21
Sudah Ada Tersangka dari OTT ATR/BPN, KPK Segera Umumkan
Detik.com · 15 September 2026 pukul 16.01
Wamen ATR/BPN soal OTT KPK: Tidak Perlu Kita Buat Spekulasi
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 15.37
Fahd A Rafiq Ikut Terjaring OTT KPK, Sekjen Golkar: Tunggu Kejelasan Duduk Persoalan
Berita terkait
Kena OTT KPK, Ini Profil Bos Summarecon (SMRA) Adrianto Pitojo Adhi
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 14.50
Terjaring OTT KPK! Ini Daftar Pejabat yang Terseret Skandal Suap HGB
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 14.38
KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Terjaring OTT
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 14.30
OTT KPK: 17 Orang Ditangkap Terkait Dugaan Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 12.00