Wamen Investasi Sebut Ada Potensi Rp 1.500 T Investasi Tak Terealisasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wamen Investasi Todotua Pasaribu menyatakan Indonesia kehilangan potensi investasi tak terealisasi sebesar Rp 1.500 triliun akibat perizinan usaha yang rumit. Siklus investasi di Indonesia rata-rata 4,5-5 tahun, jauh lebih lama daripada Vietnam yang hanya 1 minggu untuk izin. Untuk mengatasi ini, pemerintah mengeluarkan PP Nomor 28 Tahun 2025 yang menerapkan prinsip fiktif positif OSS, sehingga permohonan izin yang tidak diverifikasi dalam batas waktu SLA dianggap otomatis disetujui. Reformasi regulasi menyiapkan 560 jenis usaha menjadi 287, sekaligus mempercepat proses izin seperti hotel yang sebelumnya 28 hari. Realisasi investasi 2025 mencapai Rp 1.950 triliun, 3% di atas target.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.46
Prabowo: S&P hingga Lianhe Akui Fundamental Ekonomi Indonesia Kokoh dan Layak Investasi
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 15.28
Pakar: Penguatan industri-investasi pacu pertumbuhan ekonomi 6 persen
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 11.05
Prabowo: Pertumbuhan ekonomi-investasi bukan tujuan akhir pembangunan
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.53
Hari Jadi ke-81 Jateng: Ekonomi Makin Gemilang, Angka Kemiskinan Terus Berkurang
Berita terkait
RI Terjangkit Triple Defisit, Butuh Banyak Dana Segar dari Investor
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 20.50
Strategi RI Gaet Investasi: Bangun Hilirisasi dengan Ekosistemnya
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 11.50
Ekonomi Tumbuh 5,29%, Capaian Positif di Tengah Gejolak Dunia
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 12.17
Permintaan Investasi Emas Indonesia Melonjak 40%, Terkuat di Dunia
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 18.00