Asosiasi Logistik Pesimis Zero ODOL 2027 Bisa Dijalankan dengan Lancar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menyatakan pesimis terhadap pelaksanaan Zero Over Dimension Overloading (ODOL) 2027 yang diproyeksikan dapat menyebabkan kemacetan lebih parah di jalan tol. Ivan Kamadjaja, Ketua Kompartemen Angkutan Darat ALFI, menjelaskan bahwa 75 persen truk di jalan tol masih overload, sehingga dengan penerapan Zero ODOL, jumlah truk yang dibutuhkan akan berlipat ganda. Hal ini akan menambah biaya operasional truk hingga menaikkan tarif jasa logistik, yang selanjutnya memicu kenaikan harga barang oleh sektor industri dan pada akhirnya menimbulkan inflasi. ALFI juga menyatakan bahwa penerapan Zero ODOL yang terlalu dipaksakan tidak sesuai dengan target pemerintah menurunkan biaya logistik dari 14,29 persen ke 12 persen pada 2029.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 September 2026 pukul 17.48
BI Ungkap Kondisi Ekonomi RI di Era Suku Bunga Tinggi
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 17.05
Suahasil Nazara Sebut APBN Bekerja Bak Titik Akupuntur
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.52
Bank Indonesia Beberkan Alasan Pertahankan Suku Bunga 5,75%
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 15.55
BI Tahan Suku Bunga Acuan Pada Level 5,75%
Berita terkait
Infrastruktur Penyeberangan Buruk, ASLI Sebut Target Zero ODOL 2027 Mustahil
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 17.02
Integrasi Ekosistem Tol Jadi Kunci Pangkas Biaya Logistik
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 21.27
Indonesia’s Sovereign AI Ambition: From Infrastructure to Economic Impact
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 13.05
Bos Pengusaha Bilang Pabrik Makanan Hadapi Harga-Harga Naik Luar Biasa
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 17.50