Wamendagri Dorong Kebijakan Berbasis Data Agar Tepat Sasaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328087/original/003455600_1787135055-WhatsApp_Image_2026-08-19_at_5.12.40_PM.jpeg)
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto membuka lokakarya penguatan kapasitas JFAK di Pusdiklat LAN, Jakarta, pada 19 Agustus 2026. Ia mendorong agar kebijakan dirumuskan berbasis data atau evidence-based policy agar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat. Bima menekankan bahwa data harus digunakan sejak awal untuk mendiagnosis akar persoalan, bukan hanya untuk membenarkan keputusan yang sudah ditetapkan. Ia juga menyampaikan bahwa analis kebijakan perlu memahami kondisi nyata di lapangan dengan berinteraksi langsung dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk pelaku UMKM dan pengemudi transportasi publik. "Kalau tidak gaul, kalau tidak mampu menembus semua ekosistem, insyaallah tidak akan merekomendasikan kebijakan didengar oleh atasan," ujarnya. Bima menambahkan bahwa proses pengawasan dan evaluasi kebijakan juga penting agar dampaknya dapat diukur secara nyata.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 17.54
Wamendagri Bima Arya Dorong Analis Kebijakan Susun Kebijakan Berbasis Data
Berita terkait
Ditjen Polpum Kemendagri Dorong Kebijakan Politik Berbasis Data Lewat Dashboard Eksekutif
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.44
Perkuat Kebijakan Politik Berbasis Data Melalui Dashboard Eksekutif
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.38
Ditjen Polpum Kemendagri Dorong Kebijakan Politik Berbasis Data Melalui Dashboard Eksekutif
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 09.12
Yenny Wahid: Rekonsiliasi Mutlak Dilakukan usai Muktamar ke-35 NU
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 19.15