Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Wamensos Ingin Sekolah Rakyat Segera Dibangun di Sumba Timur

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyampaikan harapannya agar Sekolah Rakyat permanen segera dibangun di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Sumba Timur telah mengajukan lahan seluas 10 hektare di Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, yang sudah disurvei oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan memenuhi syarat, dengan syarat tambahan berupa dokumen PKKPR dan pelebaran akses jalan. Agus menekankan bahwa pembangunan di wilayah 3T atau daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi harus menjadi prioritas, sejalan dengan concern Presiden Prabowo Subianto terhadap pengentasan kemiskinan melalui Program Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin, dengan pendaftaran berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan dilakukan pengecekan lapangan oleh tim terkait.

Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, menyatakan kesiapannya untuk melengkapi persyaratan yang diperlukan, termasuk pelebaran jalan. Ia menjelaskan bahwa lahan yang diajukan cukup strategis karena dilintasi aliran air bersih dan jaringan listrik, sehingga tidak akan kesulitan dalam hal air dan listrik. Umbu juga mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di Sumba Timur masih cukup tinggi, yakni 25 persen, dengan kemiskinan ekstrem sebesar 18 persen. Pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan dapat membantu memutus transmisi kemiskinan antargenerasi di wilayah yang termasuk kategori 3T ini.

Sumba Timur merupakan salah satu dari 22 kabupaten di NTT yang masuk kategori 3T. Umbu juga mengapresiasi kebijakan Kementerian Sosial yang telah menyalurkan berbagai bantuan sosial, termasuk bansos dan Program Keluarga Harapan (PKH), yang dinilai sangat membantu masyarakat setempat. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memantau penggunaannya agar tepat sasaran.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait