Wapres Akhirnya Mengundurkan Diri Setelah Ribut dengan Presiden
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi mengundurkan diri dari jabatannya pada Agustus 2026, menjadi pengunduran diri pertama seorang wakil presiden dalam sejarah negara tersebut. Keputusan ini terjadi di tengah kabar perselisihan dengan Presiden Samia Suluhu Hassan. Melalui surat di Instagram, Nchimbi menyatakan mundur demi menghormati kehendak presiden dan janjinya untuk pergi jika diminta. Pengunduran diri ini terjadi kurang dari 10 bulan setelah pelantikan, yang menyusul kemenangan elektoral pada Oktober 2025 dengan 98% suara setelah kampanye yang dipenuhi sengketa dan protes kekeras yang menyebabkan lebih dari 500 kematian menurut investigasi resmi.
Nchimbi, yang sebelumnya pernah menjabat Sekretaris Jenderal Partai Penguasa CCM dan berbagai posisi menteri, turut mendesak pembuatan konstitusi baru di Tanzania. Ia berargumen bahwa konstitusi baru penting untuk mengatasi ketidakadilan, memperkuat hak asasi manusia, dan memperbaiki tata kelola demokrasi. Beberapa pernyataannya dalam beberapa pekan terakhir diduga memicu retaknya hubungan dengan Presiden Samia.
Pengunduran diri Nchimbi tercatat secara konstitusional dan ia menegaskan akan tetap menjadi warga negara Tanzania yang baik. Keputusan ini menandai titik balik penting dalam politik Tanzania, terutama setelah periode elektoral yang kontroversial dan tegangan antara pemerintuhan dan oposisi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 13.01
MPR Tak Mau Gegabah Amendemen UUD 1945, Muzani: Konsekuensinya Luar Biasa
Berita terkait
Ribut Dengan Presiden, Wapres Pilih Mengundurkan Diri
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 13.30
Skenario Jika Ijazah Gibran Terbukti Palsu di MK: Kanda Bahlil, AHY hingga Teddy Bisa Jadi Pengganti
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 13.35
Tok! DPR Setujui Wakil Presiden Baru Pilihan Presiden
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 13.15
Wapres Ini Mendadak Mengundurkan Diri, Merasa Tak Diinginkan Presiden
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 15.37