Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Wapres AS Sebut Nuklir Iran Bukan Lagi Prioritas AS, Terus Apa?

Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan program nuklir Iran tidak lagi menjadi prioritas utama pemerintah setelah perang dimulai. Prioritas kini adalah menjaga harga bahan bakar tetap murah bagi masyarakat Amerika. Dalam wawancara dengan Fox News pada Jumat (14/8/2026), Vance menyebut harga minyak turun drastis dari puncaknya di awal konflik. Program nuklir Iran kini menjadi prioritas kedua setelah mengamankan pasokan minyak melalui Selat Hormuz. Perang yang berpusat pada kontrol Selat Hormuz, jalur strategis untuk pasokan energi global. Iran hampir menutup Selat Hormuz sebagai balasan serangan militer AS, memberikan posisi tawar. Pernyataan Vance menggambarkan daya tawar Iran dalam konflik. Dukungan publik terhadap Trump menurun tajam, terutama terkait lonjakan harga bensin sebelum pemilu November.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait