Update Terbaru Perang Iran, Trump Sebut AS Kuasai 100% Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa Angkatan Laut AS kini menguasai 100% jalur Selat Hormuz, sebuah jalur pelayaran minyak kritis. Trump menyatakan bahwa semua ranjau yang dipasang Iran telah berhasil dihilangkan dan menggambarkan AS sebagai "tembok baja" yang mengendalikan akses ke jalur tersebut. Pernyataan ini disampaikan di Ruang Oval pada Senin, sebagaimana dikutip CNBC International.
Sejak pertengahan April, AS telah memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Meskipun ada upaya diplomasi melalui Oman mengenai pengaturan pelayaran di Selat Hormuz, Iran tetap bersikeras bahwa jalur tersebut tidak akan dibuka sepenuhnya hingga AS memenuhi tuntaran mereka, termasuk mencabut blokade.
Di sisi lain, harga minyak mentah naik signifikan pada Senin akibat ketegangan ini. Harga West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September naik sekitar 5% ke US$82,13 per barel, sementara harga Brent juga menguat sekitar 5% ke US$87,72 per barel. Trump juga menolak tuntutan kompensasi dari Iran dan justru menuntut ganti rugi atas kerusakan yang menurutnya disebabkan rezim Iran selama lima puluh tahun terakhir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 08.26
Harga Minyak Hari Ini Melambung Setelah Selat Hormuz Belum Bakal Dibuka
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 08.00
Iran-AS Masih Ribut soal Selat Hormuz, Harga Minyak Naik Lagi
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 15.06
Iran Klaim Temukan Kelemahan Militer AS: 'Lebih Lemah dari yang Kami Bayangkan'
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 08.07
Pengusaha Ragu soal Kesepakatan AS-Iran, Kapal Lewat Selat Hormuz Makin Sepi
Berita terkait
Wapres AS Sebut Nuklir Iran Bukan Lagi Prioritas AS, Terus Apa?
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.16
Harga Minyak Dunia Bangkit Tipis, Perang AS-Iran Masih Bayangi Pasar
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 10.25
Gertak Balik AS, Iran Minta Trump Berhenti Berkhayal Kuasai Selat Hormuz
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 07.53
Tantangan Baru Iran untuk AS, Trump "Mimpi" Caplok Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 06.25