Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Selat Hormuz Belum Temui Titik Terang, Harga Minyak Catat Lonjakan 40% Tahun Ini

Harga minyak mentah dunia terkoreksi tipis pada perdagangan Jumat (14/8/2026), dengan WTI di kisaran USD81 per barel dan Brent di USD87 per barel setelah terkikis 2,4% di sesi sebelumnya. Meski demikian, harga minyak telah melonjak lebih dari 40% sejak awal tahun 2026. Penyebab utamanya adalah kebuntuan diplomasi Iran dan Oman untuk mengamankan Selat Hormuz serta rentetan serangan terhadap infrastruktur energi di Timur Tengah. Pelaku pasar pun cenderung menunggu sambil mencermati perkembangan.

Ancaman keamanan tetap tinggi setelah ADNOC melaporkan dua kapal tankernya diserang pada Kamis (13/8) malam. Kelompok Houthi mengklaim menargetkan kilang Jazan milik Saudi Aramco berkapasitas 400 ribu barel per hari, yang menunda operasinya. Sebagian pasokan Teluk Persia mengalir via jalur rahasia dengan mematikan transponder, mempertahankan risiko keamanan pada level tertinggi.

IEA memperingatkan tekanan pasokan minyak global makin mengetat pada kuartal ini, dengan defisit diproyeksikan mencapai 1,8 juta barel per hari. Dinamika keamanan di Selat Hormuz dan Timur Tengah jadi fokus utama yang membayangi harga energi dunia meski kedua jenis minyak tetap di jalur kenaikan mingguan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait