Warga Jambi Ngadu soal Konflik Lahan 25 Tahun, BAM DPR Janji Investigasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR menerima aduan warga Desa Sungai Bungur, Jambi, terkait konflik lahan yang telah berlangsung sejak 2002. Konflik ini melibatkan perbedaan luas lahan antara Izin Usaha Perkebunan (IUP) PHL sebesar 7.115 hektare dan Hak Guna Usaha (HGU) yang ditetapkan BPN Jambi sebesar sekitar 3.257 hektare, dengan selisih hampir 4.000 hektare. Warga mengaku bahwa lahan eks-Katol dikelola oleh PHL tanpa sepengetahuan masyarakat setempat.
Audiensi dilaksanakan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Rabu (9/9/2026). Wakil Ketua BAM DPR RI Adian Napitupulu menyatakan bahwa kasus ini sudah berjalan selama 25 tahun tanpa penyelesaian yang adil. Ia menekankan bahwa lahan seluas 1.500 hektare yang seharusnya dialokasikan untuk program land reform harus ditanggung jawabkan oleh negara.
BAM DPR berkomitmen untuk menyelesaikan konflik ini melalui investigasi lapangan. Wakil Ketua BAM Panggah Susanto menyatakan bahwa timnya akan segera melakukan kunjungan ke Jambi untuk melakukan investigasi dan mediasi dengan melibatkan semua pihak terkait.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 21.27
DPR Dorong Reforma Agraria Berpihak pada Keadilan Rakyat
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 17.23
Terima Aduan Konflik Agraria di Sungai Bungur, BAM DPR RI Bakal Kunjungi Jambi
Berita terkait
Kompleks Asrama Polisi Jambi Kebakaran Kamis Siang
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 15.25
RUU Reforma Agraria Harus Atasi Ketimpangan dan Konflik Lahan
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 20.10
136 Siswa SMA Negeri 1 Tunjungan Blora Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.49
BGN Tutup 1.999 Dapur MBG yang Belum Daftar Sertifikat Higiene
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 21.40